Suami “peluk dan cium” lah istrimu saat berangkat dan pulang kerja

Allahuakbar Allahuakbar, adzan subuh sudah berkumandang, jam menunjukkan pukul 04.05 wib. itu bertanda harus segera bangun dari tempat tidur yang berasa sangat nyaman. Rasa kantuk dan malas harus disingkirkan. Rutinitas harian harus segera dimulai. Dari bangunin anak-anak untuk bersiap pergi sekolah, mandiin anak,siapkan bekal sekolah, siapkan sarapan pagi seluruh anggota keluarga,dan mengantar anak pergi sekolah. Bahkan bagi yang punya bayi ada tambahan tugas menggendong bayi sambil mengerjakan seluruh tugas itu sendiri.

Suasana sedikit ricuh dissaat pagi itu sudah biasa. Ada teriakan anak yang sebenarnya hanya hal sepele “kaos kaki aku mana bu?” atau hal hal kecil lainnya yang harus segera ditangani oleh kedua tangan si ibu.

Disaat urusan memandikan dan menyiapkan segala kebutuhan sekolah terselesaikan, waktunya memanaskan kendaraan untuk bersiap mengantar sekolah. Cukup menyita energi, jalanan macet dan padat serta waktu yang diburu harus segera kembali kerumah.

Yes… satu urusan selesai.Alhamdulillah…

Selanjutnya urusan suami, siapkan keperluan yang harus dikenakan, siapkan barang-barang yang harus dibawa dan sarapan yang sudah tertata rapih dimeja makan.

Saatnya suami berangkat kerja. 

“Suami Peluk dan Ciumlah” istrimu sebelum kau melangkahkan kakimu keluar rumah. 

“Pelukan dan Ciuman” dari suami adalah penyemangat istri dirumah untuk melanjutkan aktifitas rutinnya.

Istri memang tidak bekerja diluar rumah, tidak memiliki gaji dan tidak memiliki atasan. Tapi sebenarnya istri lah yang lebih banyak pekerjaannya, dari bangun tidur sampai tidur lagi tidak akan lepas dari pekerjaan rutinnya sehari-hari.  

Waktu istirahat siang yang terlewatkan,  sekedar berbincang dengan teman,  atau bahkan sekedar ngopi bareng dengan kerabat bukanlah hal yang sangat dibutuhkan istri saat ini.  

Setiap peluhnya merupakan ungkapan rasa Kasih sayang terhadap keluarga,  tadahan tangannya yang ia angkat disaat berdoa hanya untuk mendoakan keluarga tercintanya.  

Titikan air mata yang tak perlu orang lain tahu,  merupakan ungkapan rasa letih,  capek,  sedih dan senang.  Tapi ia ikhlas menjalankan tugasnya sebagai istri.  

Semua itu ia lakukan hanya untuk keluarganya tercinta.  😍

Sore menjelang malam,  minuman hangat dan sedikit kudapan sudah tersedia di meja.  Ia siapkan untuk menjamu suami pulang kerja.  Disaat suami pulang “Peluk dan Cium lah istrimu” . Itu akan membuatnya merasa sangat nyaman dan mengembalikan energinya setelah seharian penuh beraktifitas didalam rumah.  

“Pelukan dan Ciuman” suami sangatlah dibutuhkan sang istri. 

Berilah rasa ungkapan terima kasihmu hanya dengan men “Memeluk dan Menciumnya”. 

“Suami Peluk dan Ciumlah istrimu”

Love Novia 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s